Wednesday, 27 March 2019

Bahaya Selingkuh

  No comments
Selingkuh adalah zina, baik zina tangan, hati, kaki dan hingga zina kemaluan.

Zina adalah perbuatan yang keji dan buruk. Ia merusak kehidupan dunia dan agama seseorang, mematikan rasa malu, mencoreng kehormatan, menyeret pelakunya ke segala jenis keburukan dan diakhiri dengan kekejian.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: ”Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa’: 32)

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, hendaklah kalian dera masing-masing seratus kali. Jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah kalian dikalahkan oleh rasa kasihan kepada pelaku zina ketika menegakkan hukum-hukum Allah. Hendaklah sejumlah orang mukmin menyaksikan pelaksanaan hukuman dera kepada pelaku zina itu. (QS An-Nuur 2)

Artinya, jangan sampai kalian tidak melaksanakan hukum Allah dengan alasan kasihan dan perasaan iba, karena perasaan kasihan seperti itu adalah perasaan yang bodoh. Dan jika tidak melaksanakan hukuman maka keimanan kepada Allah dan hari kiamat diragukan.

Para ulama berkata, “Ini adalah hukuman bagi pezina perempuan dan laki-laki yang berzina, yang masih belum menikah di dunia. Jika sudah menikah walaupun baru sekali seumur hidup, maka hukuman bagi keduanya adalah di rajam dengan bebatuan sampai mati. Demikian pula telah disebutkan dalam hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya jika hukuman qishash ini belum di laksanakan bagi keduanya di dunia dan keduanya mati dalam keadaan tidak bertaubat dari dosa-dosa zina itu niscaya keduanya akan diazab di neraka dengan cambuk api.

Sa’id bin Ubadah Ra. berkata, “Seandainya aku melihat seorang lelaki bersama istriku, pasti aku akan menebasnya dengan pedang tanpa ampun.” Ketika ucapannya itu terdengar oleh Rasulullah, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. bersabda, “Adakah kalian heran dengan kecemburuan Sa’id? Demi Allah, aku lebih pencemburu daripada dia, dan Allah lebih pencemburu daripada aku. Karena itu, Dia mengharamkan perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Secara khusus bila selingkuh dengan merusak rumah tangga orang lain shg bercerai maka Rasulullah bersabda

“Siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia bukan bagian dariku.” (HR.Ahmad)

Agar kita terhindar dari bahaya selingkuh adalah

1. Menguatkan rasa takut kepada Allah, menguatkan iman taqwa. Dosa zina sudah dijelaskan diatas.

2. Menghindari pintu selingkuh , seperti curhat berdua, jalan berdua, bercanda berdua dll. Syetan akan berusaha mencari peluang utk mengajak orang terjerumus.

3. Memperbaiki hubungan rumah tangga agar semakin baik, mencari solusi atas masalah rumah tangga sehingga tetap samara.

4. Bila pria ingin poligami maka dilakukan dg cara yg sesuai syariah, tidak pacaran, tdk selingkuh

Suami Istri Jarak Jauh

Data perceraian semakin meningkat, termasuk perceraian karena hubungan suami jarak jauh juga sangat besar.

Diperlukan persiapan iman dan kesabaran yang super tinggi ketika suami dan istri terpisahkan oleh tempat.

Rasa kangen, cemburu, curiga, kecewa, perlu kasih sayang, perlu tempat berbagi tdk bisa sepenuhnya dilakukan dengan cara telpon atau via internet.

Sering kali komunikasi via online tersebut tidak menyelesaikan masalah , bahkan memunculkan masalah baru. Padahal bila bisa bertemu secara langsung maka masalah bisa selesai. Cukup dengan makan minum bareng sambil ngobrol, ngaji bareng dan terakhir ke kamar bareng maka masalah bisa reda atau bahkan selesai. :)

Untuk itu mari kuatkan ibadah kpd Allah, mohon pertolongan kepada Allah atas semua masalah, jangan cepat ingin cerai karena itu sangat disukai syetan.

Rasulullah bersabda

“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya. Datanglah salah seorang dari bala tentaranya dan berkata, “Aku telah melakukan begini dan begitu”. Iblis berkata, “Engkau sama sekali tidak melakukan sesuatupun”. Kemudian datang yang lain lagi dan berkata, “Aku tidak meninggalkannya (untuk digoda) hingga aku berhasil memisahkan antara dia dan istrinya. Maka Iblis pun mendekatinya dan berkata, “Sungguh hebat (setan) seperti engkau” (HR Muslim)

Semoga kita semua terhindar dari perceraian, keluarga kita semua selalu bahagia di dunia dan akhirat. Aamiin

No comments :

Post a comment